Kegiatan belajar disekolah perhari. Ada beberapa sekolah dasar yang

Kegiatan belajar mengajar adalah hal yang penting
bagi setiap orang, terutama bagi seorang anak. Di Indonesia sendiri, seorang
anak wajib belajar di sekolah 9 tahun, oleh karena itu Pemerintah Indonesia
berupaya sebaik mungkin agar kualitas pendidikan di Indonesia meningkat dan
mampu bersaing oleh negara-negara lain. Untuk meningkatkan upaya tersebut,
Pemerintah Indonesia di Bidang Pendidikan yaitu Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan membuat peraturan kurikulum pendidikan baru yang disebut Kurikulum
2013. Kurikulum 2013 ini sudah berjalan hampir 2 tahun, namun perubahan
peningkatan belum signifika, oleh karena itu Kemendikbud yang diketuai oleh Muhadjir
Effendy membuat rencana penambahan jam belajar siswa disekolah menjadi 8 jam
sehari dalam 5 hari seminggu.

 

1.2  Tujuan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

a.       Dapat
memahami konsep elemen berpikir kritis melalui laporan yang dibuat

b.      Dapat
memberi pemahaman sesuai dengan elemen berpikir kritis melalui laporan yang
dibuat

 

1.3  Pertanyaan

a.       Apakah
rencana penambahan jam belajar siswa disekolah akan berjalan dengan efektif?

b.      Adakah
dampak bagi siswa karena mengalami hampir setengah hari berada di sekolah?

c.       Bagaimana
cara kerja Pemerintah Pendidikan agar rencana tersebut berjalan dengan baik?

d.      Apakah
program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sehingga siswa
di Indonesia mampu bersaing dengan negara asing?

 II.                
Isi

Rencana penambahan jam belajar siswa
disekolah menjadi 8 jam perhari dalam 5 hari seminggu sebenarnya sudah berjalan
semenjak bergantinya kurikulum pendidikan di Indonesia menjadi kurikulum 2013,
namun dikarenakan banyak kendala pada kurikulum 2013, Pemerintah memberi
kebijakan pada sekolah untuk memilih kurikulum pendidikannya, oleh karena itu
sebagian sekolah di Indonesia kembali ke kurikulum sebelumnya dan sebagiannya
masih bertahan dengan kurikulum 2013.

Semenjak Muhadjir Effendy menjabat sebagai
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Beliau telah banyak membuat rencana untuk
menigkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya adalah mewajibkan
jam belajar siswa di sekolah menjadi 8 jam perhari dalam 5 hari.

Peraturan tersebut berlaku untuk semua
tingkat sekolah di Indonesia. Walaupun sampai saat ini masih menjadi wacana,
namun banyak dampak yang dialami oleh banyak siswa, terutama siswa sekolah
dasar, karena mereka biasanya hanya 5 jam belajar disekolah perhari. Ada
beberapa sekolah dasar yang telah menerapkan tersebut, sekolah yang menerapkan
peraturan tersebut membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah yang menjadi 8
jam belajar di sekolah perhari dengan menyenangkan, yaitu sekolah membuat
program ekstrakulikuler yang dilaksanakan setiap hari untuk mengembangkan bakat
dan minat siswa.

Melalui kegiatan tersebut berdampak
positif pada siswa, karena siswa bebas menyalurkan minat dan bakatnya, serta
menjadi daya tarik tersendiri untuk hadir di sekolah setiap hari nya. Dengan
hal tersebut Kemendikbud tertarik membuat kebijakan pada setiap sekolah agar
melakukan kegiatan ekstrakulikuler agar meningkatkan keaktifan dan
kekreatifisan siswa.

Jika Pemerintah Pendidikan di Indonesia
menjalankan program ini tepat sasaran dan membuat program ini menjadi semenarik
mungkin sehingga tidak membebankan siswa di sekolah, program ini akan berjalan
dengan sukses, pendidikan di Indonesia akan jauh meningkat pesat dan mampu
bersaing dengan negara asing, karena program penerapan belajar siswa di sekolah
8 jam perhari dalam 5 hari ini tidak hanya mendidik siswa menjadi lebih intelek
di bidang akademik, tetapi juga mengasah minat dan bakat siswa di bidang
non-akademik.  

III.             
Penutup

a.       Kesimpulan

Dengan adanya kebijakan Pemerintah penerapan
belajar siswa disekolah 8 jam perhari dalam 5 hari, dapat meningkatkan kualitas
pendidikan di Indonesia. Karena pada era seperti ini siswa harus mampu bersaing
dengan negara asing yang bukan hanya pada tingkat akademik tapi melalui tingkat
non-akademik, serta dapat melatih siswa lebih disiplin terhadap waktu.

b.      Saran

Program ini sejujurnya belum bisa
dijalankan dengan baik, tetapi bila pemerintah dapat membuat kebijakan yang
lebih baik dan tepat sasaran, program ini akan berjalan dengan sangat baik.

c.       Solusi

Agar program ini berjalan dengan efektif,
sebaiknya pemerintah memfasilitasi kegiatan ini dengan baik. Seperti mencari
guru yang mampu mengasah kekreatifan siswa, memfasilitasi alat-alat untuk
kegiatan.