Kata PengantarPuji dan syukur kehadirat Allah SWT yang Maha

Kata PengantarPuji dan syukur kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang atas segala rahmat serta karuniaNya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai secara maksimal.Adapun penulisan makalah ini adalah sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Tahap Persiapan Bersama (TPB) dengan tema Sustainable Development Goals (SDGs). Tema yang diambil yaitu pendidikan berkualitas yang disangkut pautkan dengan agama. Diharapkan semoga makalah ini dapat berguna, menambah pengetahuan, serta menambah pengalaman bagi para pembaca Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari pembaca sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.Jakarta, Desember 2017Penyusun1BAB IPendahuluanA. Latar BelakangMelihat perkembangan dunia teknologi informasi saat ini tidak selamanya berdampak positif, membuat praktisi pendidikan merasa khawatir. Salah satu kekhawatiran yang masih belum terobati yaitu rendahnya minat baca siswa sekolah di Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya, ketika buku masih menjadi satu-satunya sumber bacaan, tidak membuat generasi Indonesia menjadikan kegiatan membaca sebagai satu kebutuhan dalam hidup. Terlebih ketika dunia ini telah dikuasai teknologi (Gadget Holic) informasi yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dari berbagai media, peringkat Indonesia dalam hal membaca masih sangat rendah. Kini, buku bukan menjadi beban dengan hadirnya buku eleltronik yang bisa diakses kapanpun, dimanapun, dan dalam situasi apapun.Dunia yang kian kompetitif ini, menuntut generasinya untuk cerdas, kreatif, dan inovatif. Semua keterampilan itu dapat diwujudkan dengan berbagai cara, salah satunya melalui kegiatan membaca kreatif. Tuntutan abad ini membuat generasi muda haus akan bacaan baik dari dalam maupun luar negeri.B. Tujuan1. Membuat seseorang lebih gemar membaca2. Meningkatkan pendidikan menjadi lebih baik dari sebelumnya3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya membaca dan menulisC. Rumusan MasalahDari latar belakag yang sudah dijelaskan diatas, maka penulis memfokuskan rumusan masalah agar lebih detail dalam membahas masalah dalam makalah ini, rumusan masalah nya yaitu :21. Metode apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, selain gemar membaca?3BAB IIPembahasanMembaca mungkin kegiatan yang mudah dilakukan, namun susah untuk dijadikan kebiasaan. Bosan, jenuh, cepat menghampiri ketika mulai melakukan kegiatan membaca, sehingga generasi muda merasa bahwa membaca merupakan kegiatan yang membosankan. Apalagi dizaman seperti sekarang ini dimana semua hal bisa divisualisasikan menjadi grafis sehingga mengurangi minat baca masyarakat1. Contohnya ketika sebuah novel dijadikan film layar lebar, kebanyak orang lebih menyukai menonton filmnya tanpa membaca novelnya terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan waktu yang dibutuhkan lebih cepat dimana mereka dapat memahami isi cerita hanya dalam waktu sekitar 1,5–2 jam dengan menontonnya daripada membaca novel tersebut hingga berhari-hari. Akan tetapi ada beberapa hal yang tidak bisa digrafiskan atau digambarkan begitu saja seperti mempelajari ilmu pengetahuan. Hal itu tidak dapat dimengerti ketika menontonnya saja, melainkan perlu membaca berulang-ulang agar apa yang dibaca bisa terserap oleh otak. Hal inilah yang kerap menjadi sesuatu sepele yang dilakukan masyarakat tanpa mengetahui arti dari pentingnya membaca2.Di zaman seperti sekarang ini, banyak remaja yang membaca buku apabila sedang membutuhkan sumber untuk mengerjakan tugas. Hal seperti ini juga sering terjadi saat seorang mahasiswa sedang menyusun tugas akhir atau skripsi. Maka dari itu kebiasaan membaca harus dibiasakan mulai sejak dini. Keterampilan membaca dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk memahami berbagai konsep dengan sangat mudah.Hal ini dapat mengembangkan keterampian berpikir kritis pada anak-anak. Memahami konsep dan pemikiran kritis merupakan dua hal yang termasuk kualitas penting dari seorang individu yang sukses. Selain itu, membaca juga dapat meningkatkan kosa kata seseorang, perintah pada bahasa, dan kemampuan berkomunikasi3.Kemampuan membaca secara langsung berhubungan dengan kemampuan menulis seseorang karena jika seseorang jarang membacais akan mengalami kesulitan dalam1 Prayitno. 2008. Dasar Teori dan Praksis Pendidikan. Padang: Universitas Negeri Padang.2 Prayitno. 2008. Dasar Teori dan Praksis Pendidikan. Padang: Universitas Negeri Padang.3 Prayitno, 2011. Makalah”Membangun Filsafat dan Ilmu Pendidikan” UNP Padang4menemukan dan menentukan kosa kata saat ingin menulis. Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya yang berkualitas yang dihasilkan dari proses pembelajaran, pemerintah melakukan terobosan dengan mengadakan gerakan literasi sekolah, yaitu gerakan massal untuk menumbuhkan gemar literasi guna memenuhi kebutuhan akan informasi dan bacaan bagi generasi emas yang dimiliki bangsa ini. Langkah nyata sangat diperlukan untuk saat ini untuk mulai peka terhadap pendidikan, yaitu melalui literasi seseorang dapat terdidik dengan baik dan benar.a. Terbiasa